Selasa, 06 Mei 2008

terkisahku sang perempuan

saat keyakinan hati terucap, apakah saat itu pula cinta berkeyakinan?
keyakinan pada suatu yang diyakini,
keyakinan yang entah kapan akan terwujud.
semua ada karena ada..
karena ada, maka menjadi ada..
adakah ada diantara ada?
segala yang terbatas, tercekat, terjebak...
terjebak dalam suatu labirin bersekat, berselaput..
seperti selaput antara angan dan nyata.. tak menemukan jalan tuk kuasai hati.

persimpangan berbisik pelan, merayu manja
entah kemana perginya bahagia
lenyap terbawa arus, tertiup angin
bersatu dengan udara, menyublim bebas
tenggelam dalam lumpur dan tak terangkat

segala yang berbatas membuatku pias
aroma hujan takkan mampu baurkan pucat
terduduk, tak bertenaga
tercurah dalam segala keterbatasan
ingin kurengkuh, tak tersentuh
ingin kugapai, tak tergapai
adakah celah tuk alirkan damai?

aku bosan diam
aku ingin mengalir
menyeruak ke segala celah
aku ingin berhembus
menembus ke segala pori
alirkan perasaan yang tertahan

Tidak ada komentar: